Cara menerbitkan buku sendiri

Share it:

Salah satu ketakutan yang seringkali menghantui para penulis adalah penolakan dari penerbit. Harapan yang dibangun selama proses menulis berlangsung tiba-tiba sirna setelah mendapat kabar tidak mengenakan tersebut.

Jalan alternatif yang banyak dilakukan oleh penulis yang trauma dengan penolakan adalah dengan menerbitkan buku melalui self-publishing. Tetapi tidak semua self-publishing berarti pernah ditolak bukunya atau penulisnya, melainkan memang bisa saja itu adalah pilihan. Memang kenapa harhs memilih self-publishing?

Berbeda kepala pasti berbeda selera, begitu pun dalam menerbitkan buku. Ada yang melalui penerbit ada juga yang melalui self-publishing. Ada yang memilih bagi hasil ada yang memilih hasil untuk sendiri, ada yang memilih tanpa modal ada gang memilih mengsluarkan modal untuk cetak sendiri.
Dengan kemajuan teknologi perbukuan saat ini, sebagai seorang (calon) penulis yang masih produktif anda saat ini beruntung. Sebelumnya untuk mendapatkan cara termudah dalam menerbitkan buku sendiri haruslah memiliki modal (uang) awal. Padahal diantara (calon) penulis tersebut kebanyakan adalah remaja, pelajar, mahasiswa dan bukan mereka yang sudah bekerja. Sehingga keharusan modal tersebut tentu memberatkan ditambah lagi kelak buku yang sudah dicetaknya pun belum tentu (habis) terjual. Sekarang, sekali lagi anda beruntung. Dengan adanya program kerjasama dalam menerbitkan buku di Playstore dan Playbook anda akan mendapatkan peluang untuk memasarkan bukunya ke semua orang di seluruh dunia tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun dan tidak khawatir bukunya tidak habis terjual.

Kendala yang ada saat ini terkait kegiatan menerbitkan buku di Playstore dan Playbook berasal dari pembaca dan terkadang juga dari penulisnya. Masih banyak pembaca yang belum mengetahui cara untuk berbelanja di toko buku milik Google tersebut, padahal mereka tidak perlu mendaftar karena pasti saat mendownload aplikasi pun mereka sudah login dengan akun Gmail yang sama-sama juga milik Google. Ditambah lagi proses pembayaran yang begitu mudah yaitu bisa dengan memotong pulsa. Sedangkan dari sisi penulis kendala yang ada saat ini adalah belum bisa move on dari penerbitan buku fisik ke buku digital, padahal memilih terbit melalui buku digital tidak berarti berhenti dalam pencetakan buku fisik, justru keduanya harus disinergikan. Alasan belum move on tersebut seringkali karena ketakutan terhadap pembajakan, padahal file buku digital di Playbook dan Playstore tidak seperti file ebook PDF biasa yang mudah sekali diperbanyak dan dipindahkan. Kalau semudah itu maka Playbook dan Playstore dijamin sepi karena penerbit dan penulis enggan "dagangan"nya dibajak orang lain. 

Kalau kita melihat benefit, tentu penerbitan melalui Playbook ini sangatlah menguntungkan, buku tidak harus dicetak, tidak harus didistribusikan, tidak harus distok, tidak harus dirawat agar tidak rusak, tidak ada gagal cetak, malahan bisa sekaligus disebarkan ke seluruh dunia, jutaan pengunjung toko yang berdatangan. Saya yakin, ponsel android anda pun ada Playstorenya. Jadi anda sudah menjadi calon pengunjung stand toko kami berikutnya.

Saat ini untuk menerbitkan sendiri buku anda di Playbook dan Playstore harus dengan bantuan Mitra Buku Google. Sebagai contoh, jika anda memiliki naskah siap publish maka anda harus mengirimkannya terlebih dahulu kepada kami dan barulah kami memprosesnya ke sistem Google.

Pada tanggal 15 setiap bulannya, Google akan memberikan laporan penjualan dan pencairan royalti melalui penerbit. Pencairan hingga sampai ke tangan penerbit tersebut memerlukan waktu beberapa hari. Dengan demikian, pencairan dari penerbit ke penulis biasa dilakukan lewat dari tanggal 15 setiap bulannya.

Jika anda berminat dengan kerjasama yang kami sediakan silakan hubungi tim kami melalui menu "Hubungi Kami". Kami menyediakan kerjasama penerbitan buku di Playstore dan Playbook secara gratis. Mengapa gratis? Karena kami menggunakan sistem pembagian royalti, yaitu 48% untuk Playbook dan Playstore, 20% tim Madena Publishing, maka anda akan mendapatkan royalti 32% dari harga jual buku. Naskah anda pasti diterima dengan syarat :
1. Tidak menyinggung SARA (Suku, Ras, dan Agama)
2  Tidak mendukung Pornografi dan LGBT
3. Bukan hasil Plagiat


Semoga artikel ini membantu anda dalam upaya menerbitkan karya anda secara mudah bahkan gratis sehingga anda bisa fokus untuk terus berkarya memahat nama anda dalam rantai sejarah dunia kepenulisan dan perbukuan khususnya di Indonesia umumnya di dunia.
Share it:

Buku Digital

Penerbit Playbook

Penerbit Playstore

Post A Comment:

0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Kemudahan dari Google Playbook