Cara menjual buku di Playstore dan Playbook

Share it:
cara menjual buku di playstore dan playbook

Perkembangan buku di  Indonesia cukup bagus beberapa akhir ini. Minat baca pun seiring waktu semakin meningkat walau belum merambah ke semua lapisan masyarakat.
Era digital membuat masyarakat dari semua lapisan ikut terkena pengaruhnya. Katakanlah dari penggunaan HP saja, saat ini dari sebelumnya HP itu merupakan kebutuhan tersier tetapi kini bagi sebagian besar orang HP sudah menjadi kebutuhan primer yang menghubungkan seseorang dengan orang lain. Dari awalnya monophonic  menjadi poliphonic sampai sekarang menjadi ponsel cerdas, smartphone. Disebut cerdas karena banyak hal yang sekarang bisa dilakukan oleh handphone kita, salah satunya membawa perpustakaan dan toko buku ke mana-mana. Tentu dalam arti versi digitalnya, yaitu dengan adanya aplikasi Playstore dan Playbook.

Dalam artikel sebelumnya kita sudah mengetahui apa saja "Kemudahan dari Google Playbook" dan bagaimana "Cara menerbitkan buku di Playbook dan Playstore", sekarang jika buku karya anda sudah muncul di Playstore dan Playbook lantas apalagi yang harus dilakukan? Tentu jawabannya adalah "Melakukan Promosi". Bagaimana caranya? Nah, itulah yang akan kita bahas kali ini.

Cara promosi buku digital dan buku fisik relatif sama. Bahkan ketika berbeda pun biasanya ada jalan untuk bisa dibuat sama, misalnya buku fisik bisa dipajang di bazar, maka buku digital pun bisa dipajang di bazar online atau di bazar offline dengan menggunakan voucher. Buku fisik bisa dititipkan di toko buku lain, buku digital pun juga sama bisa dititipkan di toko online lain lewat link atau tautan. Jadi mulai terlihat bahwa untuk melakukan promosi buku ini memang harus lebih kreatif. Langkah awal yang bisa dilakukan untuk mempromosikan buku digital di Playbook dan Playstore diantaranya :

1. Menyebarkan link di Media Sosial 
Setelah buku kita terpajang di Playstore dan Playbook maka kita bisa mulai melakukan promosi dengan memberitahu orang-orang yang berada di lingkaran pertemanan kita melalui sosial media atau blog pribadi penulis. Biasanya penulis yang sudah memiliki nama, sebelum bukunya terbit sudah ramai di media sosialnya. Penulis yang sedang merintis pun bisa melakukannya, yaitu sebelum buku dipublish di Playstore dan Playbook maka ada pemberitahuan awal dulu lewat beberapa status untuk memberi efek penasaran calon pembaca setia kita. Setelah itu baru kita sebarkan link yang menuju ke lokasi buku kita di Playstore dan Playbook.

2. Menyebarkan link di mesin pencari
Menyebarkan link buku kita di mesin pencari sedikit berbeda dengan di media sosial. Dengan kita menyebarkan link di media sosial sebenarnya kita juga sedang melakukan poin 2 ini. Untuk poin 2 lingkupnya lebih luas, tidak hanya media sosial tetapi web dan blog lain yang bisa ditemukan oleh mesin pencari biasanya mbah Google. Langkah paling mudah adalah penulis melakukan blogwalking yaitu berjalan-jalan di blog orang lain yang pengunjungnya memiliki minat baca atau berpeluang menjadi pembeli kemudian kita ikut berdiskusi sambil mencantumkan link buku yang sudah tersedia di Playbook.

3. Beriklan di Internet, Radio, atau Media Cetak
Cara ini terbilang lebih mudah tetapi bisa mengambil anggaran dari saku jika ingin lebih bombastis. Beruntunglah jika kita memiliki kenalan yang bisa membantu kegiatan pengiklanan buku karya kita, misalnya jika ada teman yang memiliki blog yang ramai pengunjung bisa kita minta untuk membuatkan artikel yang mengarahkan ke lokasi buku kita atau bahkan kita sendiri yang membuat dan titipkan di kawan kita itu. Jika ada teman penyiar radio juga bisa dititipkan. Kalau untuk media cetak tentu link bukunya harus dibuat dulu menjadi Barcode atau sejenis QR Code, sehingga pembaca media cetak bisa memindai kode tersebut tanpa harus mengetik link yang kita iklankan. Sekarang sudah banyak aplikasi gratis yang bisa membuat Barcode atau QR Code dari link.
Jika kita memiliki rancangan anggaran dan bisa diperhitungkan, misalnya sudah ada keuntungan dari penjualan buku sebelumnya maka bisa meningkat ke pengiklanan berbayar. Untuk saat ini iklan di internet melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram terbilang murah. Dengan biaya kurang dari Rp 20.000 kita bisa menyebarkan iklan hingga ke lebih dari 500.000 orang yang memiliki minat tertarget sesuai dengan yang kita iklankan.

4. Membuat diskon 
Berbahagialah untuk poin ini karena kita dibantu oleh pihak google sendiri. Google sering sekali melakukan promo dengan memberikan diskon terhadap buku-buku yang dijual di tokonya. Setiap ada perayaan hari tertentu google melakukan diskon, bahkan saat imlek tahun ini google memberikan diskon 90% untuk semua bukunya tanpa mengurangi royalti penjual (penulis dan penerbit). Nah, lain kali ketika google mendiskon buku kita, maka kita harus ikut mendukungnya dengan menyebarkan informasi diskon tersebut.

5. Membuat acara Bedah Buku
Cara ini dilakukan jika buku yang kita buat terbukti banyak peminatnya  atau jika kita sudah memiliki nama lewat buku yang sebelumnya sudah sukses dipasarkan. Kita bisa bekerja sama dengan organisasi di sekolah atau di kampus, tidak harus mahal bahkan bisa gratis untuk membuat bedah buku itu. Yang terpenting adalah kita memberikan pemaparan tentang buku kita atau kisah-kisah perjuangan kita menghasilkan buku itu.

6. Membuat blog tentang buku yang sedang dipromosikan
Cara ini terbilang susah-susah gampang. Gampangnya karena membuat blog itu sangatlah mudah dan susahnya adalah kita harus tetap mempromosikan blog itu sendiri. Enaknya nanti ketika kita menerbitkan buku baru apalagi masih terkait dengan buku sebelumnya maka akan lebih mudah lagi karena sudah dipromosikan sebelumnya.

7. Membuat video tentang buku yang sedang dipromosikan 
Sekarang membuat video itu mudah, sehingga banyak yang mengupload status yang berupa video. Untuk itu cara ini bisa menjadi satu alternatif untuk mempromosikan buku yang telah diterbitkan di Google Play.

Itulah sedikitnya cara yang bisa dilakukan untuk mempromosikan buku karya anda di Google Play. Lakukan perencanaan dan ikuti dengan evaluasi supaya kita tidak berkutat di cara promosi yang ternyata tidak efektif. Sebaliknya, jika ada peningkatan di satu atau dua cara promosi di atas, maka maksimalkan cara yang terbukti efektif tersebut.

Share it:

Buku Digital

Penerbit Buku Digital

Penerbit Playbook

Penerbit Playstore

Post A Comment:

0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Kemudahan dari Google Playbook